Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menjadi Alumni Pesantren Sukses Di Masyarakat

Ngajisalafy.com - Pada kesempatan ini kami akan membahas tentang tips agar menjadi seorang alumni pesantren yang sukses di masyarakat, sebenarnya ada dua kata kunci yang harus kita pahami supaya kita lebih mengetahui secara detail pada artikel ini, pertama ialah Pesantren dan yang kedua ialah alumni. Meskipun sebagian besar dari kalian, telah mengetahu apa itu Pesantren dan apa itu Alumni. Adapun pesantren sekarang itu sangat berperan penting terhadap pendidikan di Negeri ini.

Tips Menjadi Alumni Pesantren Sukses Di Masyarakat
Pesantren adalah sebuah institusi atau lembaga pendidikan keislaman yang para siswanya tinggal bersama dan belajar dibawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiyai dan mempunyai asramah sebagai tempat penginapan santri. Sedangkan alumni Pesantren adalah santri yang sudah keluar dari pesantren.

Santri yang keluar dari pondok pesantren itu memiliki alasan masing masing diantaranya :
  1. Ada yang keluar dari pondok pesantren untuk melanjutkan pendidikanya ke lembaga pendidikan yang lain.
  2. Ada yang keluar dari pondok pesantren memang karena sudah dirasa selesai semuan jenjang pendidikanya di pesantren.
  3. Ada yang keluar dari pondok pesantren karna tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  4. Ada yang keluar karna tuntutan harus pulang karena dibutuhkan masyarakat.
Oleh karena itu, dari sekian banyak alasan tersebut ada dua alasan yang perlu dibahas lebih dalam yaitu santri yang berhenti karena sudah selesai semua jenjang pendidikanya dan santri yang berhenti karena di butuhkan masyarakat, perihalnya ketika menjadi alumni dan ingin bermasyarakat rawan mengalami kegagalan yang membuat dirinya terpuruk.

Biasanya, alumni pesantren yang sudah menyelesaikan semua jenjang pendidikanya di pesantren, ia merasa dirinya telah memiliki bekal yang cukup atau sudah pantas menjadi masyarakat, sehingga kadang kadang tanpa ada banyak pertimbanagan ketikan ingin maju tampil di tengah tengah masyarakat. Akibatnya, ketika ia tampil di tengah tengah masyarakat, ia mengalami kesulitan yang amat parah atau sesuatu yang bisa merusak nama baiknya bahkan bisa mencoreng nama baik pesantrenya.

Semisalnya, setelah beberapa hari ia menjadi alumni, dan ia ingin mencalonkan sebagai kepada desa, caleg, tokoh masyarakat dan lain lain sebagainya. Dengan bekal yang sudah diperoleh di Pesantren ia merasa pantas dan percaya diri untuk tampil maju. Akhirnya, sesuatu yang diluar rencana, ia tidak terpilih sebagai kepala desa atau caleg. Seiring dengan kegagalan itu pun ia mendapatkan ocehan dari masyarakat.

Begitu juga menjadi tokoh masyarakat, ketika ia tampil karena merasa layak dengan ilmu yang telah ia dapat, akhirnya ia membangun lembaga pendidikan atau menjadi penceramah dimana mana ternyata tindakan dan subtansi ceramahnya tidak cocok dengan kondisi dan karakter masyarakat akibatnya, keberadaan lembaganya tidak didukung oleh masyarakat dan isi ceramahnya tidak didengar dan diikuti, bahkan keberadaan dirinya bagaikan sesuatu yang ada namun tidak di anggap ada.

Kenapa hal demikian bisa terjadi?....padahal jikalau dilihat dari kemampuan dan keilmannya sudah di anggap bisa. Oleh karena itu, untuk tampil di masyarakat tidak hanya mengandalkan kemampuan dan keilmuan saja yang di butuhkan. Akan tetapi ada hal lain yang jauh lebih penting dan utama yang harus dijadikan pedoman dan diperhatikan. Pedoman utama ialah yaitu sambung batin pada guru guru kita di pesantren dengan cara bertawassul, berdoa dan lain lain sebagainya. Sesuatu yang juga harus diperhatikan adalah kita harus bisa membedakan antara niat mulia dan ambisi.

Menjadi kepala desa atau caleng yang tujuannya untuk mengabdi pada negara dan masyarakat memang mulia, apalagi menjadi tokoh masyarakat yang akan membimbing mereka ke jalan yang baik. Semua itu memang sangat baik. Dalam bermasyarakat yang utama dan pertama kita lakukan adalah melebur terlebih dahulu dengan mereka, guna mencari kecocokan diri pada mereka. Sebesar apapun dan sealim siapapun, jika tidak cocok kepada masyarakat, maka kemampuan dan kealiman seseorang tidak akan berguna sama sekali. Sebaliknya, meskipun kemampuan dan keilmuannya hanya sekedar saja, tapi cocok dengan masyarakat, sungguh itu sangat baik dan mulia.

Untuk bisa menjadi seseorang yang cocok bagi masyarakat, tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, harus melalui proses yang cukup lama. Berbeda dengan alumni yang memang dibutuhkan langsung di masyarakat. Semisal di rumahnya memiliki lembaga pendidikan atau pesantren, yang menjadi pimpinannya atau pengasuhnya sudah tidak ada dan tidak ada lagi penggantinya kecuali dia. Itu tidak menjadi masalah, asal dia tidak berambisi dan tetap ada sambunga batin dengan para gurunya di pesantren.

Berikut ini tips menjadi alumni pesantren yang bisa diterima dan cocok di masyarakat mencakup tiga hal ialah sebagai berikut:
  1. Harus melalui beberapa proses yang cukup lama, idealnya tiga tahun: satu tahun untuk melebur dengan masyarakat, tahun kedua untuk memahami kondisi dan karekter masyarakat, tahun ketiga, menentukan target dan mengatur strategi yang jitu untuk tampil masyrakat.
  2. Tidak boleh ada ambisi. Hal ini sangat penting untuk dihindari, bahkan harus dihilangkan ketika hendak bertindak maju di masyarakat. Sesuatu yang dilakukan dengan semangat ambisi, hasil akan sia-sia akan bisa menjadi malapetaka.
  3. Harus selalu menjaga keistiqahaman sambungan batin. Dalam hal ini bisa dilakukan dengan banyak tawassul  dan doa untuk guru-guru kita. Jika bisa, sambungan tali silaturrahim juga dilakukan dalam  waktu tertentu, guna lebih menguatkan sambungan batin kepada guru-guru di Pesantren.

Ketiga hal diatas sengat penting untuk dilakukan ketika kita menjadi alumni pesantren. Jangan mengandalkan kemampuan dan keilmuan kita ketika ada di masyarakat, jika ingin bisa diterima oleh masyarakat. Sebaliknya, jangan perna berkecil hati bagi kita yang tidak miliki kemampuan dan keilmuan yang menurut kita untuk maju tampil di tengah-tengah mereka, jika kita tetap istiqamah menjaga tiga hal diatas.

12 komentar untuk "Tips Menjadi Alumni Pesantren Sukses Di Masyarakat"

  1. Terima kasih ustad semoga bermanfaat ilmunya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sama2,terima kasih telah mampir di web kami yang berisi tentang seputar keislama

      Hapus
  2. wah bagus sekali ini,kitika saya membaca artikel ini seakan akan saya sudah memiliki pandangangan agar menjadi Alumni yang Sukses Di Masyarakat.sekali lagi saya sangat berterima kasih sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih atas kunjunganya 😊😊😊

      Hapus
  3. terima kasih ya,ini artikelnya sangat bagus sekali.izin ya admin untu sher

    BalasHapus
  4. Masya allah terima kasih ya.....artikelnya ini sangat bermanfaat sekali.memang seorang santri harus beradaptasi terhadap masyarakat dan seorang santri tidak boleh tergesa2 dlm melakukan sesuatu tindakan di masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih atas kunjunganya 😊😊😊

      Hapus
  5. makasih ustad atas artikelnya ini sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  6. mantap....memang seorang santri itu harus menulis guna untuk kemajuan... saya berterima kasih kepada web itu karena artikelnya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih atas kunjunganya 😊😊😊

      Hapus