Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pujian: Definisi, Macam-macam dan Contohnya Dalam Islam

Dalam kehidupan social, kita tidak terlepas dari yang namanya bergaul antara satu sama lain dan tak jarang pula kita sering mengungkapkan perasaan kagum pada seseorang yang itu dikenal dengan istilah pujian. Adapun pujian di dalam Islam itu dibagi bermacam macam dan diantara kita masih banyak yang tidak mengetahui. Oleh karena itu, pada postingan ini kami akan mengupas tuntas sebenarnya apa itu pujian, macam macam pujian dan contohnya dalam ajaran Islam.

Macam-Macam Pujian Dalam Islam

Baca Juga: Amalan Agar Cepat Hafal dan Tidak Mudah Lupa Dalam Ajaran Islam

Definisi Pujian

Pujian dalam bahasa arab dikenal dengan istilah (حَمْدُ) jika ditinjau dari segi bahasa adalah:

الثَّنَاءُ بِالْكَلاَمِ عَلىَ الْمَحْمُوْدِ بَجَمِيْلِ صِفَاتِهِ

"Hamdu adalah pujian atau sanjungan dengan ucapan pada orang yang disanjung (terpuji) dengan sifat yang terpuji"

Sedangkan menurut istilah ialah:

فِعْلٌ يُنْبِئُ عَنْ تَعْظِيْمِ الْمُنْعِمِ بِسَبَبِ إِنْعَامِهِ عَلىَ الْحَامِدِ وَغَيْرِهِ

"Suatu perbuatan yang dapat menunjukkan pada mengagungkan pada Dzat pemberi nikmat, dengan sebab pemberian nukmat-Nya pada orang terpuji dan lainnya"

Dari pengertian hamdu diatas maka perlu kita ketahui bahwasanya pujian itu hakikatnya hanyalah milik Allah semata.

Baca Juga: 3 Rahasia Sukses Dunia dan Akhirat

Macam Macam Pujian

Dalam agama Islam pujian dibagi menjadi 4 macam yaitu:

1. حَمْدُ قَدِيْمٍ لِقَدِيْمٍ (Hamdu Qadim Liqadimim)

Yaitu pujian Allah dzat yang qadim kepada dzatnya sendiri, seperti dalam firmanNya yang berbunyi:

سُبْحَانَ اللّهُ

Artinya: "Maha suci Allah swt"

2. حَمْدُ قَدِيْمٍ لِحَادِثٍ (Hamdu Qadimin Lihaditsin)

Yaitu sanjungan Allah swt kepada makhluqNya, seperti sanjungan Allah swt kepada Nabi Muhammad s.a.w dalam firmanNya yang berbunyi:

إِِنَّكَ لَعَلىَ خُلُقٍ عَظِيْمٍ

Artinya: "Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) memiliki budi pekerti yang agung"

3. حَمْدُ حَادِثٍ لِقَدِيْمٍ (Hamdu Haaditsin Liqadimin)

Yaitu sanjungan makhluq kepada Allah Swt, seperti ucapannya Nabi Isa a.s dalam al-Quran berbunyi:

تَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ وَلاَ أَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ

Artinya: "Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau."

4. حَمْدُ حَادِثٍ لِحَادِثٍ (Hamdu Haaditsin Lihaditsin)

Yaitu sanjungan atau pujian makhluq pada makhluq lain, seperti sanjungan kepada temannya.

Kesimpulannya, jadi hakekatnya yang berhak mendapatkan sanjungan maupun pujian itu hanyalah Allah Swt sekalipun sanjungan atau pujian itu keluar dari makhluq. Demikianlah artikel tentang definisi pujian, macam macam serta contohnya, semoga bermanfaat.

Waalahu 'A'lam 

Refrensi

  • Kitab Risalah al-Sanusiyah Hal. 3