-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Empat Tahapan Belajar Ilmu Fiqih

NGAJISALAFY.com | Sebenarnya kitab-kitab Fiqih itu sama saja, dengan menguasai salah satu diantara kitab-kitab fiqih itu sudah cukup. Dan memang demikian juga kenyataannya bahwa berbagai macam kitab-kitab Fiqih sebenarnya tidak lepas dari tiga model:
1. Matan
2. Syarah
3. Hasyiyah
Tahapan Ilmu Fiqih

Dari kitab yang besar di ringkas menjadi mukhtashor. Dari mukhtasor dikomentari menjadi syarah, dari syarah di komentari lagi menjadi hasyiyah dan begitu seterusnya. Misalnya kitab imam al-Syafi'i: الام ,الاملاء ,البويطي ,مختصر المزاني dirangkum oleh imam Haromain menjadi نهاية المطلب kemudian dirangkum lagi oleh al-Ghozali menjadi الوسيط diperkecil lagi oleh al-Ghozali menjadi البسيط dirangkum lagi oleh al-Ghozali menjadi الوجيز dirangkum lagi oleh al-Rofi'i menjadi المحرّر dirangkum lagi oleh An-Nawawi menjadi المنهاج di rangkum lagi oleh Zakariya al-Anshori menjadi المنهج kemudian الوجيز (rangkuman imam al-Ghozali) dikomentari oleh imam al-Rafi'i menjadi الشرح الكبير dan الشرح الصغير.

Rangkuman imam al-Nawawi yakni المنهاج disyarahi oleh Al-Mahalli menjadi شرح المنهاج yang kemudian dikomentari oleh al-Qulyubi menjadi حاشية القليوبي, rangkuman Zakariya al-Ansori المنهج dikomentari sendiri menjadi فتح الوهّاب kemudian dikomentari lagi oleh sulaiman al-Jamal menjadi حاشية الجمل.

Inilah 4 Tahapan Belajar Ilmu Fiqih

Tahapan pertama
Kuasai salah satu diantara kitab-kitab mukhtasor, syarah dan hasyiyahnya. Misalnya kitab matan taqrib, fathul qarib kemudian hasyiyahnya yakni kitab al-Bajuri.

Tahapan kedua
Kembangkan pada pendalaman masalah-masalah khilafiyah. Misalnya dengan mempelajari syarah al-Mahali atau Fathul Wahab yang didalamnya banyak memuat khilafiyah-khilafiyah dari kalangan ulama' Syafi'iyyah.

Tahapan ketiga
Kembangkan pada metodologi pengambilan hukumnya dengan melihat dalil-dalil dan 'ilat-nya dan coba terapkan sekaligus kaidah-kaidah fiqih dan ushul fiqihnya. Misalnya mengapa terjadi khilaf mengenai hukum sholat berjama'ah?, ada yang berpendapat sunnah muakkadah, ada juga yang berpendapat fardhu kifayah. Coba teliti dalil-dalilnya sekaligus manhaj-nya.

Tahapan keempat
Kembangkan pada muqoronatul madzhab atau perbandingan madzhab. Misalnya dengan mempelajari kitab Fiqih 'Ala Madzahibul Arba'ah atau Mizanul Kubro atau kitab-kitab lainnya yang beris perbandingan madzhab. Dan cobalah sedikit demi sedikit menganalisa latar belakang terjadinya khilaf antar madzhab tersebut sejauh mana perbedaan metodologi yang digunakan acuan masing masing madzhab tersebut.

Demikianlah 4 tahapan belajar ilmu fiqih semoga bermafaat. Wallahu 'A'lam

Posting Komentar untuk "Empat Tahapan Belajar Ilmu Fiqih"