Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 10 Kiat Agar Mahir Membaca Kitab Kosongan

NGAJISALAFY.com - Sebenarnya untuk membaca kitab kosongan (tanpa harakat) tidak terlalu sulit, sebab untuk melakukan hal itu cukup dengan 3 (tiga) bekal yaitu kitab al-Jurumiyah (nahwu), Tasrif (shorof) dan Kamus.
Gus Maksum (sebutan untuk KH. Ma'sum Jauhari, pengasuh pondok pesantren Lirboyo kediri) pernah menceritakan, bahwa Kiyai Mat Jipang (nama aslinya Muhammad, karena ngajinya gampang akhirnya mendapatkan julukan Mat Jipang) yang hanya dengan bekal Tashrif dan al-Jurumiyah, bisa membaca kitab Fathul Wahab kosongan. Jika anda sudah paham kitab al-Jurumiyah, dan hafal tashrif tapi masih belum bisa membaca kitab kosongan, tentu ada yang salah dalam sistem belajarnya. Kiyai Abdul Aziz Mansur (sebagai pengasuh pondok pesantren Tarbiyatun Naasyi'ien Pacul Gowang) memiliki kiat yang sangat ampuh. Jika kiat ini di peraktekan dalam beberapa bulan, anda akan dengan mudah membaca kitab kosongan. Anda akan senang sekali bisa mutholaah Tafsir Ar-Rozi, Thufah, Majmu' atau Tarikh At-Thobari yang berpuluhan jilid. Anda bisa menyimak cerita-cerita para wali dalam kitab Hilyatul Auliya' yang berjumlah belasan jilid. Baik seperti apa kiat-kiatnya?Yuk! simak dibawah ini:
  1. Ikutilah pengajian kitab kecil-kecilan.
  2. Beri ma'na (arti) sendiri kitab yang akan anda gunakan ngaji dengan kitab al-Jurumiyah, Tashrif dan Kamus.
  3. Ketika mengaji jangan di ma'nai terlebih dahulu, tapi simaklah dan cocokan antara ma'na anda dengan ma'na yang di berikan oleh qori' (pembaca).
  4. Jika cocok, berarti anda sudah ada kemajuan. Jika belum maka koreksilah di kamar, kenapa ma'na atau tarkib anda tidak sama dengan ma'na yang di berikan oleh qori'
  5. Jika sudah terbiasa mema'nai dan narkib sendiri, biasakan membaca kitab-kitab kosongan sendiri tanpa di tashehkan di hadapan qori'.
  6. Jika menemukan lafadz yang sulit untuk di tarqib atau dima’nai jangan putus asa. Tandai saja dengan garis di bawahnya. Mungkin lafadz ini termasuk kata-kata yang jarang di pakai sehingga tidak disebutkan dalam kamus atau kemungkinan lain ada kesalahan tulisan atau cetakan. Coba cocokan dengan naskah yang lain.
  7. Untuk lebih meyakinkan kemampuan anda, bacalah kitab-kitab kosongan dengan cara di simak oleh senior-senior anda atau di kenal dengan istilah sorogan.
  8. Dalam beberapa bulan, anda akan menjadi kutu kitab dan akan kecanduan mutholaah, seperti orang yang kecanduan rokok. Meski orang lain merasa muak dengan asapnya.
  9. Sekarang hiburan anda bukan TV tapi membaca dan membaca serta anda akan lebih kerasan di pondok pesantren.
  10. Dan anda sekarang punya hobi baru yaitu mengoleksi kitab-kitab berbahasa arab dari berbagai fan. Sekarang anda tahu arti pentingnya punya koleksi kitab yang banyak. Tidak hanya sekedar menjadi barang antik penghias ruang tamu belaka, namun menjadi kebutuhan pribadi yang tidak bisa terpisahkann dari hidup anda. Dan andapun sekarang percaya,bahwa ilmu adalah santapan rohani yang menyenagkan.
Demikianlah penjelasan tentang 10 kiat agar mahir membaca kitab kosongan. Wallahu 'A'lam.