Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengantar Memahami Qawaidul I'lal

NGAJISALAFY.com - Para sahabat Ngaji Salafy, mungkin sebagian dari kita pernah mengalami sedikit kesulitan dalam memahami kitab al-Kailani, Nadhom Qawaidul I'rab, Nadhom Maqsud, Nadhom Imrity dan Nadzom Alfiyah Ibn Malik. Kita akui sebenarnya Qaidah I'lal tidak sulit sebagaimana apa yang kita bayangkan, hanya saja karena belum ada gambaran yang menghampar seperti atlas dunia sehingga kita mengalami kesulitan dalam memetakan i'lal. Hingga pada akhirnya saat kita menemukan beberapa lafad yang ganjil dalam kitab kuning, "lafadz ini artinya apa?", "asalnya apa?", "dan berbina' apa?" dan ada lafadz yang masih belum akrab dengan kita.

Dan ketika kita mencoba mencari didalam kamus al-Munawwir, at-Taufiq maupun kamus Mahmud Yunus kita tidak menemukan lafad yang kita cari. Tentu saja hambatan ini sedikit mengalihkan konsentrasi kita saat memahami ibarat atau sedang mutholaah. Sehingga kita memperoleh pemahaman ibarot yang sepotong-potong. Oleh karena itu, anda janganlah bingung karena sebenarnya kuncinya hanya satu yakni I'lal.

Apa itu Qowaidul I'lal

Apa Itu I'lal

I'lal merupakan suatu fan ilmu bahasa Arab yang berfungsi untuk menyortir lafadz-lafadz Arab, menguraikan struktur huruf dan asal katanya. Atau dengan kata lain I'lal dapat membantu dalam tahapan pencarian makna suatu lafadz sebelum melihat di kamus.

Perlu diketahui untuk mengartikan kata-kata dalam bahasa Arab yang terdapat dalam al-Qur'an, al-Hadis dan kitab kuning, tidaklah cukup dengan tashrif saja melainkan juga harus dengan i'lal. Karena i'lal akan memberikan informasi:
  • Huruf-huruf yang ganti.
  • Huruf-huruf yang dibuang.
  • Harakat yang dipindah.
  • Harakat yang diganti.
  • Harakat yang dibuang (jadi sukun atau mati).
  • Asal muasal lafad sebelum berubah.
Maka dari itu setelah kita mengetahui struktur lafadznya, maka dengan mudah kita akan menemukan artinya dalam kamus dan memahami arti kata yang terdapat pada ibarot. Perlu kita ketahui mempelajari i'lal itu penting karena ia memiliki peranan sebagai alat untuk membedakan literatur ilmiyah berbahasa Arab dan memahami pelajaran ilmu shorof secara mendalam. Demikianlah pengantar memahami qawaidul i'lal semoga bermanfaat. Wallahu 'A'lam.