Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 7 Metode Bacaan Al-Qur'an yang Tidak Diperbolehkan

Metode Bacaan Al-Qur'an Yang Dilarang
NGAJISALAFY.com | Para ahli ilmu melarang adanya metode bacaan tertentu dalam al-Qur'an yang menyebabkan hilangnya bacaan tartil sebagaimana telah diperintahkan oleh Allah SWT berbunyi:
اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ 
Artinya: "atau lebih dari seperdua itu, dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan". (QS. Surat Al Muzzamil: 4)

Berdasarkan ayat diatas, kita dianjurkan untuk membaca al-Quran dengan tartil (ترتيل). Namun tahukan anda apa yang dimaksud dengan tartil (ترتيل) disini? yang dimaksud dengan tartil (ترتيل) adalah suatu metode membaca al-Qur'an dengan cara pelan-pelan dengan tajwid serta mengucapkan makhraj-makhraj huruf dengan jelas dan benar.

Dalam membaca al-Qur'an terdapat beberapa metode yang diperbolehkan seperti motode al-Tartil, motode al-Tadwir dan metode al-Hadr, selain itu ada juga beberapa motode yang tidak diperbolehkan dan inilah yang menjadi pokok pembahasan kita kali ini. Apa saja metode bacaan al-Qur'an yang tidak diperbolehkan? mari kita simak penjelasannya dibawah ini:

Inilah 7 metode bacaan al-Qur'an yang tidak diperbolehkan

1). اَلتَّطْرِيْبُ
Yaitu membagus-baguskan suara yang menyebabkan rusaknya hukum-hukum ilmu tajwid.

2). اَلْتَرْجِيْعُ
Yaitu mengombak-ombakkan suara ditengah bacaan pada mad atau mengangkat dan menurunkan suara berulang pada suatu bacaan.

3). اَلْتَرْقِيْصُ
Yaitu menambah harakat sehingga seperti penyanyi yang menarikan suaranya.

4). اَلْتَرْعِيْدُ
Yaitu menggetarkan suara seperti orang menggigil kerena sakit atau karena kedinginan.

5). اَلْتَحْزِيْنُ
Yaitu meninggalkan adat dan watak si qori' serta membaca dengan bentuk yang lain seakan akan sedih seperti hendak menangis karena khusu' dan khudu' semata-mata bertujuan riya'.

6). اَلتَّحْرِيْفُ
Yaitu membaca bersama tetapi kelompok satu berhenti dan yang lain meneruskan untuk menjaga irama suara tanpa menjaga tertibnya bacaan.

7). اَلْقِرَاءَةُ مَعَ الْآَلاَتِ المُوْسِيْقِيَّةِ
Yaitu membaca al-Qur'an dengan diiringi alat musik. Hal tersebut termasuk paling buruknya bid'ah.

Masih banyak lagi hal-hal yang diharamkan ketika membaca al-Qur'an, seperti melemaskan atau  mengendorkan bacaan seperti bacaan orang malas. Untuk keterangan lebih luas bisa dipelajari didalam kitab Haqiqut Tilawah hal 65-66. Demikianlah penjelasan tentang inilah 7 metode bacaan al-Qur'an yang tidak diperbolehkan. Wallahu 'A'lam.