Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hukum Membaca Taawwudz: Audzubillahis Sami'il Alimi Minasy Syaithanir Rajim

Bentuk Bacaan Taawwudz atau Istiaadah
Pertanyaan:
Bagaimana hukum membaca ta’awwudz dengan bacaan “أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ” sebagaimana yang terjadi disebagian masyarakat?

Jawaban:
Adapun hukumnya adalah boleh, namun yang lebih dipilih ialah lafadz ta’awudz yang berupa lafadz أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ (saya berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk).


Jawaban diatas terdapat dalam kitab al-Tibyan Fi Adabi Hamlatil Qur’an halaman 80 yang berbunyi:
فَإِنْ أَرَادَ الشُّرُوْعَ فِي الْقِرَاءَةِ اِسْتَعَاذَ فَقَالَ أَعُوْذُ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ هَكَذَا قَالَ الجُمْهُوْرٌ مِنَ الْعُلَمَاءِ ثُمَّ صِيْغَةُ التَّعَوُذِ كَمَا ذَكَرَنَاهُ وَكَانَ جَمَاعَةٌ مِنَ السَّلَفِ يَقُوْلُوْنَ أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ وَلاَ بَأْسَ بِهَذَا وَلَكِنْ الْإِخْتِيَارُ هُوَ الْأَوَّلُ (التبيان في أداب حملة القرأن ص ٨۰)
Artinya:
Jika ingin membaca al-Qur’an maka mintalah perlindungan kepada Allah dengan membaca:
 أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ lafadz ta’awwudz ini menurut apa yang dipaparkan oleh mayoritas ulama. Selain shighot itu, beberapa ulama’ salaf sebagaimana yang saya jelaskan membaca ta’awwudz dengan lafadz “أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ” dan hal ini tidaklah masalah hanya saja bacaan yang lebih dipilih adalah bacaan ta’awwud yang pertama.

Demikianlah uraian singkat tentang hukum membaca ta’awwudz dengan bacaan lafadz  “أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ”. Wallahu a’lam.

Refrensi:
  • Al-Tibyan Fi Adabi Hamlatil Qur’an, hal. 80