Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Thaharah Menurut Bahasa dan Istilah Serta Dalil Al-Qur'an dan Hadisnya

NGAJISALAFY.com | Agama Islam memberikan perhatian yang amat besar terhadap kesucian (thaharah) dan kebersihan. Sebagian dari amalan-amalan dan kewajiban syari'at tidak dianggap sah kecuali jika dilakukan dengan bersuci (thaharah). Namun tahukah anda apa yang dimaksud dengan bersuci (thaharah)? Jika masih belum tahu, yuk! kita simak penjelasannya dibawah ini.
Thaharah adalah

Pengertian Thaharah (طَهَارَةٌ)

Thaharah (طَهَارَةٌ) menurut bahasa (لُغَةً) adalah bersih atau suci, sedangkan menurut istilah (إِصْطِلاَحًا) thaharah adalah suci dari hadast dan najis. Maksudnya keadaan seseorang itu suci setelah berwudhu, tayammum, atau mandi wajib yang benar benar telah diniatkan dan suci dari najis setelah terlebih dahulu dibersikan dari badan, pakaian maupun tempat.


Dalam syari'at Islam persoalan bersuci dan segala seluk beluknya termasuk bagian ilmu dan amalan yang sangat penting, karena diantara syarat-syarat sholat ditetapkan bahwa orang yang hendak melakukan sholat, maka ia harus bersuci terlebih dahulu.

Mengenai bersuci, Allah SWT telah menegaskan dalam firmannya dalam surat Al-Baqarah ayat 222 berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
INNALLAHA YUHIBBUTAWWABIINA WA YUHIBBUL MUTATHAHHIRIIN

Artinya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan orang-orang yang bersuci." (QS. Al-Baqarah:222)

Selain itu, Rasulullah s.a.w juga menjelaskan dalam hadisnya yang berbunyi:
لاَيقْبَلُ اللهُ صَلاَةً بِغَيْرِ طَهُوْرٍ (رواه مسلم)
LAA YAQBALUL LAAHU SHALAATAN BIGHAIRI THAHUUR
Artinya: "Allah tidak menerima sholat seseorang yang tidak disertai dengan bersuci." (HR. Muslim)

Demikianlah penjelasan tentang pengertian thaharah secara bahasa dan istilah serta dalil al-Qur'an dan Hadisnya. Wallahu a'lam.