Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hukum Lam Ta’rif dan Pembagiannya

Hukum Al-Syamsyiyah dan Al Qomariyyah

Hukum Lam Ta’rif (ال)

Adapun yang disebut lam ta’rif (لام التعريف) adalah alif dan lam (ال) yang selalu ada diawal kalimat isim (kata benda) sehingga perkataan tersebut menjadi makrifat (معرفة). Al (ال) ada yang dibaca terang/jelas (idhar) bila berhadapan dengan huruf-huruf tertentu dan ada pula yang tidak diucapkan melainkan diidghomkan pada huruf berikutnya.

Pembagian Lam Ta'rif

Lam ta’rif dibagi menjadi 2 bagian:
1). Idhar Qomariyah (إِظْهَارْ قَمَرِيًّةْ)
2). Idghom Syamsiyah (إِدْغَامْ شَمْسِيَّةْ)

1). Idhar Qomariyah (إِظْهَارْ قَمَرِيًّةْ)
Idhar qomariyah adalah apabila alif dan lam (ال) bertemu dengan salah satu huruf qomariyah yang berjumlah empat belas, yaitu: ء ب غ ح ج ك وخ ف ع ق ي م ه.
Huruf qomariyah terkumpul dalam kalimat: اَبْغِ حجّك وَخَفْ عَقِيْمَةْ 
Cara membaca idhar qomariyah harus terang atau diidharkan.
Contoh:
  • ال bertemu (ا): اَلْاَنْهَارُ 
  • ال bertemu (ب): اَلْبَاطِلُ 
  • ال bertemu (غ): الغَنِيّ 
  • ال bertemu (ح): اَلْحَقَّ 
2). Idghom Syamsiyah (إِدْغَامْ شَمْسِيَّةْ)
Idghom syamsiyah adalah apabila alif dan lam (ال) bertemu dengan huruf–huruf syamsiyah, yaitu: ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن terkumpul dalam (دَعْ سُوْءَ ظَنٍّ زُرْ شَرِيْفًا لِلْكَرَمْ # طِبْ ثُمْ صِلْ رَحْمًا تَفُزْ ضِفْ ذَانِعَمْ). Cara membaca idghom syamsiyah dengan mengidghomkan/mentasydidkan pada huruf setelahnya, sehingga alif dan lam tidak terbaca namun tulisannya ada.
Contoh:
  • ال bertemu (ت):اَلتَّوَابُ 
  • ال bertemu (ث): اَلثَّمَرَاتِ
  • ال bertemu (د):  الدُّنْيَا 
  • ال bertemu (ذ): اَلذَّلَّةُ