Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 16 Shighot Tarjih Mazhab Syafi'i

NGAJISALAFY.com | Ketika kita membaca berbagai macam kitab fiqihnya imam Syafi'i, maka akan menemukan istilah-istilah khusus yang agak sulit kita pahami seperti, aqwal (الأقوال), adzhar (الاظهر), masyhur (المشهور), ashoh (الاصح), shohih (الصحيح), qaul qadim (القول القديم), qaul jadid (القول الجديد) dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kita mengetahui apa sebenarnya pengertian dari istilah yang kedengarannya agak asing. Baik seperti apa pengertian dari istilah-istilah tersebut? Yuk! kita simak penjelasannya dibawah ini:
Shighot Tarjih Mazhab Imam Syafi'i

Inilah 16 Shighot Tarjih Mazhab Imam Syafi'i

  • Aqwal (الأقوال) adalah istilah yang berarti perkataan imam Syafi'i.
  • Azhar (الاظهر) adalah suatu istilah yang dilontarkan oleh imam Syafi'i apabila terdapat perbedaan antara dua pendapat yang sama-sama kuat, maka yang lebih kuat dinamakan azhar.
  • Masyhur (المشهور) adalah pendapat yang kurang kuat menurut imam Syafi'i.
  • Ashoh (الاصح) adalah istilah yang dikemukakan pengikut mazhab Syafi'i apabila terdapat dua pendapat yang sama-sama kuat, maka pendapat yang paling kuat dinamakan ashoh.
  • Shohih (الصحيح) adalah pendapat yang kurang kuat dari perbedaan pendapat diatas.
  • Aujah (الاوجه) adalah perkataan pengikut mazhab Syafi'i.
  • Nash (النص) adalah nash atau teksnya imam Syafi'i dalam suatu masalah.
  • Qaul Qadim (القول القديم) adalah fatwa atau pendapat imam Syafi'i ketika berada di Iraq. Diantara fuqaha' (ahli fiqih) yang masyhur meriwayatkan pendapat ini adalah Karabisi, Za'faroni, Abu Tsaur dan Ahmad ibn Hanbal.
  • Qaul Jadid (القول الجديد) adalah fatwa atau pendapat imam Syafi'i setelah pindah ke Mesir. Adapun diantara para fuqoha' yang masyhur meriwayatkan perkataan ini ialah al-Mazani, Buwaithy, Rabi' al-Muradi dan Rabi' al-Jizi. Pada tataran realitanya disebutkan bahwa qaul (pendapat) ini mendapat prioritas yang lebih dibandingkan qaul qadim kecuali prihal perpanjangan waktu sholat maghrib hingga hilangnya mega merah.
  • وَقِيْلَ كَذَا adalah pendapat lemah dari pengikut mazhab Syafi'i.
  • وَفِي قَوْلِ كَذَا adalah pendapat imam Syafi'i yang lemah menurut pengikutnya.
  • الظَّاهِرُ كَذَا adalah menunjukkan pada pendapat yang nampak melalui pembahasanya pengutip. 
  • وَظَاهِرُ كَذَا adalah menunjukkan pada pendapat yang difaham dari pendapatnya mazhab.  
  • وَالَّذِيْ يَظْهَرُ adalah menunjukkan pada pendapat yang sudah diperoses dan dibahas secara mendetail oleh para ulama.
  • أَلْأَفْقَهُ adalah menunjukkan pada pendapat yang paling kuat ditinjau dari qawaid al-fiqhiyyah (kaidah-kaidah fiqih) 
  • اَلْمُخْتَارُ adalah qoul (pendapat) yang digali dari dalil-dalil usul dengan melalui ijtihad tanpa menukil dari Mujtahid. Qaul mukhtar ini dianggap keluar dari lingkup mazhab dan tidak bisa dijadikan pegangan kecuali qaul mukhtar yang menurut istilahnya kitab Ar-Raudhoh, didalam kitab Ar-Raudhoh qaul muktar diidentik dengan al-Ashoh kecuali dalam masalah tidak makruhnya menggunakan yang panas sebab terik matahari, maka berarti dho'if (lemah).   
Itulah 16 shighot tarjih dalam mazhab imam Syafi'i. Maka dengan demikian ketika kita sudah mengetahui istilah-istilah tersebut kita tidak perlu lagi repot-repot memikirkan maksud dan maknanya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi penulis. Wallahu a'lam