Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Biografi Imam Muslim, Perjalanan Hidup, Guru-Guru dan Karya-Karyanya

NGAJISALAFY.com - Nama lengkap beliau adalah Al-Imam Abu Husain Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi An-Naisaburi, dan beliau dilahirkan pada tahun 261 H. Imam Muslim wafat pada Ahad sore dan dikebumikan di kampung Nasr Abad, salah satu daerah yang berada di Naisabur, pada hari 25 Rajab 261 H/5 Mei 875 M dalam usia 55 tahun.

Perjalanan Imam Muslim Dalam Menuntut Ilmu

Sejak kecil beliau sudah belajar seperti Imam Bukhori dan pernah mendengar dari guru-guru imam Bukhori dan ulama lainnya dari mereka. Adapun orang yang menerima hadis dari imam Muslim itu termasuk tokoh-tokoh ulama pada masanya. Beliau belajar hadis sejak usia 16 tahun yakni mulai pada tahun 218 H, ia mulai pergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara-negara lainnya.

Beliau berkali-kali mengunjungi kota Baghdad untuk belajar kepada ulama'-ulama' ahli hadist dan kunjungannya yang keterakhir pada tahun 259 H. Ketika imam Bukhori datang ke Naisabur, ia sering datang kepadanya untuk berguru, sebab ia mengetahui jasa dan ilmunya. Dan ketika terjadi kesenjangan atau fitnah antara imam Bukhori dan Az-Zuhli, ia bergabung dengan imam Bukhori sehingga hal ini menyebabkan terputusnya hubungan dengan Az-Zuhli. Imam Muslim dalam kitab Shahihnya maupun kitab kitab lainnya tidak memasukan hadis-hadis yang diterima dari Az-Zuhli padahal Az-Zuhli adalah gurunya. Hal serupa ia lakukan terhadap imam Bukhori. Ia tidak meriwayatkan hadist dalam kitab Shahihnya yang diterima dari imam Bukhori, padahal imam Bukhori juga merupakan gurunya. Ternyata menurut imam Muslim, yang lebih baik adalah tidak memasukkan hadist-hadist yang diterima dari kedua gurunya itu kedalam kitab Shohihnya namun, tetap mengakui mereka berdua sebagai gurunya.  

Guru-Guru Beliau

Di Khurasan, ia pernah berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Di Ray, ia berguru kepada Muhammada bin Mahran dan Abu 'Ansan. Di Irak, ia berguru kepada imam Ahmad dan Abdullah bin Maslamah. Di Hijaz, ia belajar kepada Sa'id bin Mansur dan Abu Mas'abuzar. Di Mesir, ia berguru kepada 'Amr bin Sawad, Harmalah bin Yahya dan kepada ahli hadis yang lainnya.

Karya Karya Beliau

Imam Muslim telah menyusun beberapa karangan yang bermanfaat dan bermutu. Adapun kitab yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnya yang dikenal dengan Shahih Muslim. Kitab ini disusun lebih sistematis dari kitab Shahih Bukhori. Kedua kitab shahih ini (Shahih Muslim dan Shahih Bukhori), bisa disebut dengan kitab Ash-Shahihaini. Sedangkan kedua tokoh ini bisa disebut dengan Asy-Syaikhani atau Asy-Syaikhaini yang berarti dua orang tua, yang maksudnya dua tokoh ulama' ahli hadist. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumiddin terdapat istilah Akhrajahu yang berarti mereka berdua yang meriwayatkannya.


Selain itu, beliau juga mengarang kitab-kitab yang jumlahnya tidak sedikit diantaranya:
  • Kitab Al-Musnad Al-Khabir (kitab yang menerangkan nama-nama para rawi hadist).
  • Kitab Al-Asma Wal Kuna
  • Kitab Al-'Ilal
  • Kitab Al-Aqran
  • Kitab Su'alat Ahmad Bin Hanbal
  • Kitab Al-Intifa' bin Uhubis-Siba'
  • Kitab Al-Muhadramin
  • Kitab Man laisa lahu 'Illa Rawin Wahid
  • Kitab Auladish Shahabah
  • Kitab Al-Auham Al-Muhaddisin
Diantara sekian banyak kitab-kitab karya beliau, yang paling masyhur adalah kitab Ash-Sahih, yang judul lengkapnya adalah Al-Musnad Ash-Shahih Al-Mukhtashor min As-Sunah bin Naql Al-'Adl 'an Rasul Allah. Menurut perhitungan M. Fuad 'Abd Al-Baqi', kitab ini berisi sebanyak 3.033 hadist. 

Demikianlah biografi imam Muslim: perjalanan hidup, guru-guru dan karya-karyanya yang dapat kami sajikan untuk Anda, semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.