Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Lafadz Haitsu (حَيْثُ)

I'rab Lafadz Haitsu
NGAJISALAFY.com - Ketika kita menemukan lafadz حَيْثُ dalam sebuah kalimat, maka ada beberapa hal yang perlu di ketahui terlebih dahulu, yaitu: 

  1. Lafadz حَيْثُ berstatus sebagai dharaf.
  2. Lafadz حَيْثُ  harus dimabnikan 'ala al-dlammi.
  3. Lafadz حَيْثُ harus selalu di mudlafkan.
  4. Mudhaf ilaihnya harus berupa jumlah.
  5. Apabila kenyataannya yang jatuh setelah حَيْتُ bukan berupa jumlah, maka lafadz yang jatuh setelah حَيْثُ harus dipaksakan bisa menjadi jumlah dengan cara penakwilan.
Baca Juga: Mengenal 5 Macam Jumlah Dalam Bahasa Arab

Contoh lafadz حَيْثُ Yang Mudhaf Ilaihnya Berupa Jumlah

Berikut ini contoh dari lafadz حَيْثُ yang mudhaf ilaihnya berupa jumlah:
مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللهُ (Dari segi yang Allah telah perintahkan kepada kalian). 

Lafadz حَيْثُ pada contoh diatas itu berkedudukan sebagai majrur karena dimasuki oleh huruf jar مِنْ, dan hukumnya di mabnikan 'ala al-dlammi. Selain itu, ia juga berkedudukan sebagai mudhof sedangkan yang berkedudukan sebagai mudhof ilaihnya adalah jumlah yang terdiri dari أَمَرَكُمُ اللهُ.

Contoh lafadz حَيْثُ yang mudhof ilaihnya bukan berbentuk jumlah namun tetap dianggap sebagai jumlah dengan mengasumsikan ada pembuangan khobar مَوْجُوْدٌ

Berikut ini contoh lafadz حَيْثُ yang mudhof ilaihnya bukan berbentuk jumlah namun tetap dianggap sebagai jumlah dengan mengasumsikan ada pembuangan khobar مَوْجُوْدٌ adalah:
وَهُوَا الرَّجِعُ مِنْ حَيْثُ الْمَعْنَى (Itulah yang rajah (kuat) dari segi maknanya)

lafadz المَعْنَى yang menjadi mudhof ilaih bukan berbentuk jumlah karena minimal jumlah terdiri dari fiil+fail atau mubtad'+khobar, sehingga lafadz المَعْنَى secara lafadz tidak memungkinkan untuk ditentukan sebagai mudlhof ilah dari حَيْثُ. Dalam konteks inilah lafadz المَعْنَى dianggap sebagai mubtada' dengan asumsi khobar nya berupa lafadz مَوْجُوْدٌ yang dibuang. Jumlah ismiyyah yang terdiri dari mubtada' المَعْنَى dan khobar nya مَوْجُوْدٌ inilah yang dianggap sebagai mudhof ilaih dari lafadz حَيْثُ.

Dari keterangan diatas dapat kita simpulkan seperti pada tabel dibawah ini:
Demikianlah penjelasan tentang konsep lafadz haitsu (حَيْثُ) yang dapat kami sajikan untuk Anda, semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.