Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

I'rab Lafadz Basmalah Menurut Ulama Bashrah dan Kufah


PERTANYAAN:
Sebenarnya bagaimanakah kedudukan yang tepat untuk lafadz بسم الله? Dan apa alasan Alif-nya lafadz اسم dibuang?.

JAWABAN:
Huruf Ba' dalam lafadz بسم adalah Huruf Jer yang mempunyai ta'alluq (hubungan) dengan lafadz yang dikira-kirakan. Perkiraannya menurut ulama Bashrah adalah lafadz اِبْتِدَئِي yang menjadi Mubtada', dan susunan Jer-Majrur (lafadz بسم) menjadi Khabar. Sedangkan menurut ulama Kufah, lafal yang dikira-kirakan berupa Fi'il, yakni lafal اِبْتِدَئْتُ dan susunan Jer-Majrur-nya menjadi Maf'ul yang bermahal Nashab. 


Adapun Alif-nya lafadz بسم الله dihilangkan, karena banyaknya penggunaan lafal tersebut ditulis tanpa Alif. Sedangkan dalam contoh kalimat lain, lafadz بسم Alif-nya tidak dibuang karena jarang digunakan, semisal pada lafadz باسم ربك dan باسم الرحمان, maka Alif pada kedua contoh ini tidak boleh dibuang.

Referensi: 
  • Imlau Ma Manna Bihi ar-Rahman
  • Sirru Shina'atil-l'rab, II/530
  • Al-Lubab 'alal-Bina' wal-'Irab, hal:34