Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kupas Tuntas Makna Hari Akhir Dalam Islam

Pengertian Hari Akhir Dalam Islam
NGAJISALAFY.com - Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman kelima. Hari akhir merupakan peristiwa yang benar-benar dahsyat pada saat bumi dan langit diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, gunung-gunung diluluhkan menjadi debu-debu yang beterbangan, matahari digulung, bintang berjatuhan, laut meluap, dan langit akan lenyap. Pada saat itu, orang tua tidak bisa menolong anaknya dan manusia serta makhluk yang bernyawa akan menemui ajalnya dan kehidupan dunia berakhir.

Hari akhir adalah hari berakhirnya kehidupan dan seruluh alam semesta. Iman secara bahasa artinya percaya atau keyakinan. Adapun menurut istilah, iman artinya percaya dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati, dan mengerjakan dengan segenap anggota badan. Keimanan merupakan dasar pokok menyatukan keyakinan, lisan, dan perbuatan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Iman kepada hari akhir adalah percaya atau yakin dengan sepenuh hati bahwa hari akhir akan datang. Tidak ada seorang pun yang tahu tanggal, bulan, dan tahun terjadinya hari kiamat, bahkan nabi dan rasul sekali pun juga tidak tahu. Hanya Allah swt.yang tahu mengenai rahasia terjadinya kiamat. Tetapi sebagai orang yang beriman harus meyakini hal-hal yang berkaitan dengan terjadinya hari kiamat.

Hari akhir ditandai dengan tiupan sangkakala Malaikat Israfil. Pada hari akhir semua makhluk yang bernyawa akan mati tanpa terkecuali termasuk manusia. Manusia yang telah binasa pada hari akhir akan dibangkitkan untuk dimintai pertanggungjawaban amalnya selama di dunia. Allah Swt telah memberikan gambaran peristiwa pada hari akhir melalui firman-firman-Nya. Di antaranya seperti yang digambarkan pada surah al-Qari'ah ayat 1-11 berikut:

  الْقَارِعَةُ (1) مَا الْقَارِعَةُ (2) وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ (3) يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ (4) وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ  الْمَنْفُوشِ (5) فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ (6) فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ (7) وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ (8) فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ (9)
(11) وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ (10) نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya: "1. Hari Kiamat, 2. Apakah hari Kiamat itu? 3. Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat
itu? 4. Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan, 5. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. 6. Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, 7. Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang). 8. Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, 9. Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. 10. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? 11. (Yaitu) api yang sangat panas." (QS. al-Qari'ah : 1-11)

Pokok isi kandungan surah al-Qari'ah adalah kejadian-kejadian pada hari kiamat, yaitu manusia bertebaran, gunung berhamburan, amal perbuatan manusia ditimbang, dan ancaman neraka Hawiyah.

Nama Nama Lain Hari Akhir

Al-Qur'an menyebut hari akhir dengan nama yang berbeda-beda. Adapun sebutan hari akhir ialah sebagai berikut:
  • Yaumul Akhir : (Hari akhir)
  • Yaumul Qiyamah : (Hari akhir)
  • Yaumul Hasroh : (Hari penyesalah)
  • Yaumul Ba'ts : (Hari berbangkit)
  • Yaumul Hisab : (Hari perhitungan)
  • Yaumul Din : (Hari pembalasan)
  • Yaumul Haq : (Hari pasti terjadi)
  • Yaumul Jami'i : (Hari berkumpul)
  • Yaumul Khulud : (Hari kekekalan)
  • Yaumul Fashli : (Hari keputusan)
  • Yaumul Fathi : (Hari kemenanga)
  • Yaumul Kabir : (Hari yang besar)
  • Yaumul Asir : (Hari yang sulit)
  • Yaumul Wa'ad : (Hari terlaksananya ancaman)
  • Yaumul Khuruj : (Hari keluar dari kubur)
  • Yaumul Taghabun : (Hari ditampakkan kesalahan-kesalahan)
  • Yaumul Tanad : (Hari panggil memanggil)
  • Yaumul Mau'ud : (Hari yang dijanjikan)