Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Sholat Tahajjud, Waktu, Niat, Keistimewaan dan Doa

Pengertian Sholat Tahajjud

Sholat tahajjud (التحجد) adalah sholat sunah yang dikerjakan pada waktu malam hari, dimulai setelah sholat isya' sampai menjelang shubuh dan dikerjakan setelah tidur atau terbangun dari tidur sekalipun tidur hanya sebentar. Jadi, apabila dikerjakan tanpa tidur sebelumnya maka tidak dinamakan sholat tahajjud melainkan solat sunah malam saja (قِيَامُ الْلَيْلِ). Adapun jumlah raka'at paling sedikit adalah 2 raka'at dan paling banyaknya tidak terbatas.


Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajjud

Waktu untuk melaksanakan sholat tahajjud (التحجد) adalah ditetapkan sejak waktu isya' hingga waktu shubuh, sepanjang malam. Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu:
  • Sepertiga pertama, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00
  • Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00
  • Sepertiga ketiga, kira-kira mulai dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu shubuh.
Menurut keterangan yang shahih, saat ijabah (dikabulkannya do'a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar: "Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?." Sahabat Abu Dzar menjawab: "Aku telah bertanya kepada Rasulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini". Rasulullah saw bersabda: "Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya." (HR. Ahmad).

Bersabda Rasulullah saw: "Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat (waktu). Seandainya seorang muslim meminta suatu kebaikan di dunia maupun di akhirat kepada Allah SWT, niscaya  Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam." (HR. Imam Muslim). 

Nabi SAW bersabda lagi: "Pada tiap malam Tuhan kami turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: "Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku ampunui dia." (HR. Bukhori dan Muslim)

Lafadz Niat Sholat Tahajjud (التحجد)

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya niat mengerjakan sholat sunah tahajjud dua rakaat karena Allah ta'ala."

Keistimewaan Sholat Tahajjud (التحجد)

Sholat tahajjud ialah sholat malam yang sangat dianjurkan, hal ini sebagaimana firman Allah berbunyi:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
Artinya: "Dan pada kebahagiaan malam hari bersembahyang tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat terpuji." (QS. al-Isro' : 79).

Doa Sholat Tahajjud

Adapun doa-doa yang dibaca setelah melaksanakan sholat tahajjud sebaiknya doa-doa yang berasal dari al-Qur'an atau al-Hadist.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: "Ya Allah tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka" (QS. al-Baqarah: 201)
Terdapat dalam hadis yang diriwayat oleh imam al-Bukhori, bahwa Rasulullah SAW bersabdah: jika bagun dari tidur di tengah malam, terus tahajjud dan membacalah doa sebagai berikut:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَوْ لَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
ِArtinya: "Ya Allah, milikmulah segala puji, Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah."

Kemudian setelah membaca doa itu perbanyaklah membaca istighfar, adapun bacaan istighfar yang biasa adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Artinya: "Kami memohon ampunan kepada Allah yang maha agung dan kami-pun bertaubat kepada-Nya".

Sedangkan bacaan istighfar yang paling lengkap ialah sebagaimana Rasulullah SAW:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي؛ فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Artinya:"Ya Allah, Engkau Tuhan kami, tiada tuhan yang disembah melainkan Engkau. Engkau Dzat yang telah menjadikan kami dan kami adalah hamba-Mu. Dan kami-pun dalam ketentuan-Mu serta janji-Mu dari sedapat yang kami lakukan. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu pada kami. Kami mengakui akan dosa kami. Karena itulah berilah ampunan kepada kami, sebab sesungguhnya tiada yang memberi pengampunan kecuali engkau sendiri." (HR. Bukhari).

Demikianlah penjelasan lengkap tentang pengertian sholat tahajjud, waktu, niat, keistimewaan dan doa. Wallahu a'lam.

Posting Komentar untuk "Pengertian Sholat Tahajjud, Waktu, Niat, Keistimewaan dan Doa"